Perjuangan Si Roy

Memang untuk mengganjal perut saja butuh kerja keras. Hidup memang mesti bergerak. Begitupun yang dilakukan Si Roy. Ia harus banting tulang tak kenal lelah demi seonggok makanan yang bisa menghilangkan perih diperutnya. Roy memang tidak gemuk perawakannya. Sangat kurus sekali bahkan.

Roy adalah tipe pekerja keras tak kenal menyerah. Jika rasa lapar datang mendera, dia pun harus bergerak dan melakukan usaha yang tidak sepele. Hari hari yang dilalui Si Roy memang tak selalu indah. Dikali waktu ia bisa saja sukses meraup untung dengan mendapatkan pengganjal perut yang memadai. Namun di kali waktu yang lain nyawanya bisa terancam pupus. Tapi sekali lagi, Roy yang satu ini memang sungguh berjiwa besar. Ia patut dijuluki “Sang Pahlawan Abad Ini“

Saya juga tidak tahu kenapa dia di panggil Si Roy. Padahal dia hanya seekor kucing nyentrik di bilangan Desa Laladon Kec. Ciomas, Kota Bogor. Nama Roy sepertinya juga tidak cocok dengan perawakannya yang serba kumuh. Roy lebih pas kalau dipakai kucing rumahan di kediaman orang-orang berjouis yang bulu dan makanannya terawat itu.

Menurut rekan disana, ia dipanggil begitu karena iseng teman teman saja. Meski begitu, nama Roy telah melekat kuat pada sosok kucing yang tak terlalu macho ini. Ia memang hanya kucing ndeso yang jauh dari hiruk pikuk kota.

Saya sendiri yang mengambil gambar ini. Tepatnya hari Ahad, 22 Maret 2009 lalu, saya ke Desa Laladon Bogor dalam rangka urusan pribadi (bisa di bilang bisnis lah) dengan salah seorang kolega.

Ini berawal ketika shalat Dhuhur selesai kita tegakkan, makan siang pun terhidang sudah. Setelah makan siang, bungkusan nasi dimasukkan ke kardus air mineral yang kosong. Setelah itu kardus kardus tersebut dipinggirkan ke sudut ruangan, tidak langsung dibuang. Tak berapa lama, obrol-obrol santai kami kembali di mulai.

Kinilah waktunya Roy beraksi. Roy muncul mengendap-endap dengan tatapan mata menyeringai mengawasi keadaan sekitar. Rasa laparnya mungkin sudah tak tertahankan. Apalagi memang sebelumnya dia hanya sebagai penonton setia walaupun sesekali sempat merayu dengan gesekan badannya. Naluri memangsanya pun semakin memuncak. Berikut aksi Roy yang sempat tertangkap kamera:

#Action 1

Dengan mengangkat kaki satu bak jagoan kungfu, Roy tampak berusaha keras menggapai sesuatu. Ada selentingan, perut kosong kepala pusing, tong kosong matilah kucing. Selentingan ini ada benarnya. Roy telah merasakannya betul. Jika saja kardus ini kosong tanpa tulang belulang diharapkan, maka alangkah hancurnya hati Si Roy. Roy sedang menyeleksi makanan yang layak di konsumsi perutnya.

#Action 2

Tidak puas hanya menelusur dipermukaan, Roy melanjutkan pencariannya lebih giat. Ia mengendus kalau saja ada kepala ikan atau tulang segar. Kedua kaki depannya pun dengan sempurna telah tenggelam.

#Action 3

Oh, Roy menemukan sesuatu entah apa itu. Ia bergeser agak ketengah. Kepalanya tenggelam sempurna dalam kardus. Ia mengendus. Tenaga tampaknya terkumpul di kedua kaki depannya. Penciumannya pun dipasang seoke mungkin.

#Action 4

Awwahh..., cuma dapat tulang. Meski begitu, ia paksakan saja untuk memakannya. "Gile bener, manusia ini kok pelit banget sih. Tulang gini aja sama sekali gak ada daging," cetus Roy.

#Action 5

Meski sudah terbungkus kuat dan berlapis lapis, kresek itupun disobeknya. Ia mengamuk. Sepertinya Roy kecewa. Ia tidak mendapatkan sesuatu yang dapat mengisi perutnya. Manusia memang kadang tak berprikehewanan. Oh Roy, kasihan sekali dikau.

Baca Selengkapnya >>>

Awas, Anda Sudah Terlacak!!

Beberapa hari ini, ada orang yang kurang ajar telah menyusup di kolom pesan pengunjung website ini. Pelaku dengan sangat vulgar menulis pesan yang sangat tidak mengenakkan di kolom pesan pengunjung. Apalagi website ini adalah untuk umum dan sering di akses oleh siapa saja. Tentu tindakan tersebut sangat tidak pantas. Namun, teknologi yang ada kadang membuat orang sering bertindak tidak bertanggung jawab, seperti pelaku ”Cerita Panas” ini. Walaupun sudah diperingati berkali-kali, masih saja ngeyel.

Klik Gambar Untuk Zoom


Setelah diperhatikan, orang tersebut ternyata telah melakukan tindakannya sebanyak 7 kali. Melalui teknologi yang ada, administrator berhasil melacak pelaku. Pelaku dalam melakukan aksinya menggunakan tiga IP. Bisa jadi dia menggunakan dua komputer yang berbeda pada satu wilayah. Jika dia di warnet, berarti dia berpindah warnet. Administrator baru hanya memproteksi satu IP. Pada kali ini adiministrator melacak IP 202.70.55.164.

IP adalah Internet Protocol Address atau sering disingkat IP. Ketiga IP pelaku tersebut adalah 202.70.553xxx digunakan beraksi sebanyak 3 kali dan 114.57.168.xxx sebanyak 3 kali juga serta 202.70.55.164 sekali.

Klik Gambar Untuk Zoom<


Dengan menggunakan Google Earth dan perangkat lain seperti GeoBYTES dan IP2location, pelaku diketahui dia beraksi di Surabaya, Jawa Timur. Ini di ketahui melalui koordinat Latitude serta Longitude, yaitu masing masing -7.2500 dan 112.7500.

Klik Gambar Untuk Zoom


Selengkapnya bisa dilihat pada gambar. Ini sebagai pelajaran agar yang berniat melakukan tindakan yang sama tidak akan berfikir kesana. Ingat, Anda akan bisa terdeteksi dimana Anda berada. Selain dari ini, ada banyak hal yang bisa di lacak, termasuk di tempat/ rumah mana dia sedang melakukan aksinya. Dan, IP pelaku yang satu ini sudah kami banned selamanya. Waspadalah..!!!

Klik Gambar Untuk Zoom


(*/m3/www.pdbontang.com)

Baca Selengkapnya >>>

Pengumuman

Bismillah
Hi, teman-teman semua…….? Lagi pada ngapain ne? Kami dari pihak admin PD Bontang dan para pengurus Perisai Diri Kota Bontang menyampaikan berita gembira buat semua teman dibumi mana saja kalian berpijak. Dan kami harap pada teman-teman Perisai Diri yang berdomisili di luar kota Bontang bisa datang dan bergabung sekaligus bersilaturahim bersama kami di Kota Bontang. Dan tidak lupa juga diingatkan kepada teman-teman yang akan turun berlaga di arena matras hijau yang sebentar lagi akan diadakan di Kota Bontang agar mempersiapkan fisik dan tekhniknya yang muantap.
Teman-teman adapun pengumuman yang akan kami sampaikan adalah
1. Sesuai dengan program latihan Perisai Diri cabang Bontang tahun 2009 maka akan diadakan latihan gabungan semua ranting Perisai Diri Kota Bontang untuk yang kedua kalinya pada tanggal 5 Juli 2009 hari Ahad (Minggu). Waktu dan tempat akan diberitahukan lebih lanjut
2. Untuk sementara latihan tingkat cakel keatas dipindah ke Gor PKT (ruang senam) mulai tanggal 9 – 18 Juni 2009, setiap hari Selasa dan Kamis malam Pukul 19.00 – 21.00 Wita
Nb. : Bagi teman-teman yang telah mengunjungi Website PD Bontang ini agar menyampaikan kepada teman-teman yang lain.



(*/m3/www.pdbontang.com)

Baca Selengkapnya >>>

1000 PENDEKAR BONTANG SENAM BERSAMA


Minggu, 10 Mei 2009, tidak kurang dari seribu PENDEKAR DARI BERBAGAI ALIRAN BELADIRI yang ada di Bontang melakukan latihan bersama. Kegiatan ini dimotori oleh PT. Pupuk Kalimantan Timur, tujuannya untuk menjalin silaturrahmi diantara klub binaan PKT sendiri agar kedepannya terjalin hubungan yang baik dan bersaing secara sehat dalam memperoleh prestasi yang dalam hal ini dibawah naungan binaan PKT.

Merupakan suatu kebanggaan bagi PKT sendiri dapat mengumpulkan 11 ALIRAN bela diri yang ada di Bontang yaitu ( nanti saya masukkan nama2 perguruannya) ditambah satu bela diri undangan yaitu Joko Tole. Perisai Diri sendiri menurunkan 90 anggota termasuk pelatih.

Senam sebagai pembuka acara ini berhasil membaurkan pesilat dan karateka tanpa harus berada di perguruan masing-masing. Kemudian acara dilanjutkan dengan jalan santai. Rute melalui jalan tembus perumahan PKT. Dan acara yang paling di tunggu-tunggu adalah atraksi dari masing-masing bela diri untuk memperkenalkan identitas jati diri bela diri masing-masing
Tangan kosong yang dibawakan oleh 35 siswa dan teknik toya yang dibawakan oleh 8 siswa pilihan dari tiga ranting yang rata-rata kelas 4 SD ini mendapat sambutan hangat dari tamu undangan dan bela diri yang berpartisipasi. Lincah dan gesit membuat orang tua siswa yang hadir berdecak kagum dan bangga terhadap putra-putri mereka. Tidak sampai disitu masih dilanjutkan dengan atraksi kipas teknik garuda oleh 7 cakel putri dan toya asli oleh 6 tingkat cakel, aplus semakin menggema di GOR PKT yang kemudian diakhiri dengan serang hindar dari Mas Mislan dan Mas Bambang. Ini menunjukkan bahwa perisai diri Bontang selain bisa menguasai teknik Seni IPSI tapi juga masih memegang teguh idealisme yang telah mengakar di perisai diri.

Menurut Pembina klub olah raga PKT, acara seperti ini rencananya akan dilakukan secara kontiniu setiap tahunnya agar terbina hubungan baik dan peningkatan prestasi.





(*/m3/www.pdbontang.com)

Baca Selengkapnya >>>

Departemen Kesehatan Antisipasi Flu Babi

Kian maraknya isu flu babi (swine flu) yang sudah melanda beberapa negara, termasuk Meksiko yang sudah terjangkit, Pemerintah Indonesia melalui Departemen Kesehatan melakukan antisipasi dini penyebaran virus flu babi tersebut. Kabarnya, WHO pun masih terus mengadakan pertemuan yang membahas masalah flu binatang bermoncong ini terkait dugaan penularan antar manusia dan sampai saat ini masih ditunggu perkembangannya.

Seperti dikatakan Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Departemen Kesehatan, Prof. Dr. Tjandra Yoga Aditama, Sp.P., MARS., sebagaimana dikutip laman Departemen Kesehatan, depkes sudah mengaktifkan Thermal Scanner (pemindah suhu tubuh).

Hal itu, kata Prof. Aditama, untuk memantau orang yang masuk melalui bandara udara ataupun pelabuhan. "Kita juga tetap melakukan koordiansi intensif dengan rumah sakit rujukan di tempat masing-masing" ujar Guru Besar Tetap di bidang Pulmonologi dan Ilmu Kedokteran Respirasi FKUI ini seperti dikutip Vivanews.com, Hari Senin (27/04) kemarin.

Gerakan sigap dari Departemen Kesehatan terkait virus yang pertama kali menyerang seorang gadis yang berusia 19 tahun di Imperial County dan anak laki-laki yang berusia 10 tahun di San Diego County, AS, ini dilakukan juga dengan dibukanya layanan telepon (021) 4257125 untuk menampung laporan kecurigaan penyakit flu babi.

Koordinasi juga terus dilakukan dengan pihak-pihak terkait untuk mencegah flu babi ini. "Departemen Kesehatan juga telah berkoordinasi dengan Dirjen Peternakan Departemen Pertanian RI untuk mengantisipasi penyebaran flu babi," terang spesialis paru dan pernafasan serta peraih Diploma in Tubercuosis Control and Epidemiology (DTCE) dari Research Institute of Tuberculosis, Tokyo ini.

Sebagaimana dilansir Kantor Berita Antara, flu babi pada manusia telah ditemukan di wilayah Imperial dan San Diego di Southern California, AS, Rabu (22/09) lalu. Lebih lanjut sumber tersebut, meskipun penyakit ini biasanya mengakibatkan gangguan pernafasan pada babi, flu babi jarang menyerang manusia. Tapi meski begitu, kita harus tetap waspada. [](*/Ain/www.pdbontang.com)


Kredit Foto: www.suaramedia.com

Baca Selengkapnya >>>